PT BBP SEGERA EKSPLORASI EMAS SEKOTONG

Untuk mempercepat kegiatan eksplorasi emas di Sekotong, Lombok Barat (Lobar) PT Bintang Bulaeng Perkasa (BBP) segera menindaklanjuti beberapa persyaratan yang diperlukan. Di antaranya telah menyusun dokumen lingkungan sebelum resmi mengantongi rekomendasi dokumen UKL/UPL(Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) yang dikeluarkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat.”Dokumen Lingkungan atau UKL/UPL ini akan menjadi acuan sekaligus berisi rencana mereka jika nantinya telah melakukan eksplorasi,”ujar Kepala BLH Lobar, I Nyoman Sembah sesuai pertemuan dengan pihak BBP untuk pembahasan UKL/UPL,Sabtu(19/2) lalu.

Dokumen lingkungan yang diajuakan PT BBP, lanjutnya,secara isi telah memenuhi persyaratan. Hanya saja masih dibutuhkan perbaikan dengan berbekal masukan dari komisi Amdal dan tim pakar Universitas Mataram, serta harus mengacu pada permendagri Nomor 13/2010 tentang penyusunan dokumen UKL/UPL. “agar bisa mendapat masukan dari beberapa leading sektor terkait kami juga mengundang Dinas Kehutanan, Dinas Pertambangan dan Energi agar bisa mendengar langsung rencana eksplorasi PT BBP,”jelasnya.

Setelah Revisi dilakukan, dipastikan perusahaan milik pengusaha lokal ini akan menjadi perusahaan tambang pertama yang telah mematuhi aturan dengan mengurus dokumen lingkungan. Selanjutnya akan menyusul PT Indotan Lombok Barat Bangkit (ILBB). “Mereka(PT Indotan, Red) sudah dating berkonsultasi dan akan segera menindaklanjuti membuat dokumen lingkungan,”ungkapnya.

Sementara itu,External Relation PT BBP Hendra Kusuma mengatakan, pihaknya akan secepatnya memperbaiki dokumen lingkungan yang telah direvisi tersebut. Dalam minggu ini diharapkan revisi pada beberapa poin dapat dirampungkan.

Terkait kegiatan eksplorasi, lanjutnya, PT BBP telah mengantongi izin untuk melakukan eksplorasi pada areal seluas 4.500 hektare selama lima tahun. Dia pun meyakini , potensi emas di Sekotong masih ada.”Dengan dukungan dari semua pihak, kegiatan kami bisa tetap berkelanjutan dan tentunya secara manusiawi,”imbuhnya.

Lantas, bagaimana komitmen perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar areal tambang ? Hendra memastikan, saat kegiatan eksploitasi nanti telah dilakukan, semaksimal mungkin perusahaan akan mematuhi semua aturan yang ada.Mulai dari perekrutan tenaga kerja, hingga penanganan limbah hasil penambangan.

Disinggung aksi protes yang dilakukan masyarakat Desa Batu Putih Sekotong beberapa waktu lalu, Hendra menyebut, hal itu bukanlah aksi demo melainkan hanya hearing antara pihak perusahaan dengan warga. “Hal ini terjadi karena sosialisasi yang kurang dengan warga sekitar. Karena itu kami akan menggandeng tokoh masyarakat sekitar dalam mengintensifkan sosialisasi,”terangnya.

About lpplmataram

Bagi anda yang membutuhkan Konsultan Lingkungan untuk menyusun Dokumen atau pelaporan UKL-UPL khususnya di wilayah NTB, kamilah solusinya. Hubungi: Putra, ST (081 736 7583) Irfan Handi, SE (081 805 768 000) Andi Kusmira, ST (081 917 960 708)

Posted on Maret 28, 2011, in Berita and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s