Puluhan Hotel di Kawasan Senggigi Belum Miliki Amdal

LOMBOK BARAT – Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat, NTB, Nyoman Sembah, mengatakan puluhan hotel di kawasan Senggigi belum memiliki izin analisis dampak lingkungan (Amdal).

“Dari seratus lebih hotel yang ada, baru sekitar lima persen saja yang memiliki Amdal. Padahal menurut Undang-Undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengendalian lingkungan hidup, semua usaha harus memiliki izin Amdal,” katanya di Giri Menang, Jumat 27 Agustus 2010.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena kebanyakan setelah izin mendirikan bangunan (IMB) dikeluarkan, izin peruntukannya pun ikut diterbitkan. Seharusnya izin peruntukan tidak boleh dikeluarkan sebelum ada izin amdal.

“Dalam proses administrasinya, izin pertama yang dikeluarkan adalah IMB dan kemudian Izin Amdal. Setelah itu barulah izin peruntukan dan diikuti izin operasional,” katanya.

Ia mengatakan, untuk melengkapi izin amdal tersebut, saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi khususnya kepada pemilik hotel agar segera mengurus izin amdal.

Per tanggal 1 Oktober 2011, Undang-Undang tersebut sudah harus diterapkan. Sanksi tegas berupa kurungan satu hingga dua tahun akan di jatuhkan bagi usaha yang tidak mengurus izin amdal.

“Bagi usaha yang belum memiliki Amdal diwajibkan terlebih dahulu memiliki izin lingkungan dari Bupati dengan syarat harus memiliki dokumen evaluasi pengelolaan lingkungan,” katanya.

Selain alasan itu, minimnya perhatian pengusaha untuk mengurus izin Amdal disebabkan karena pengusaha enggan untuk mengurus studi kelayakan yang merupakan syarat untuk pengajuan izin amdal.

“Untuk satu kali kegiatan studi kelayakan, menelan dana di atas 100 juta. Hasil studi kelayakan inilah yang akan diajukan ke BLH dan kemudian dikaji. Jika sudah memenuhi standar, barulah izin Amdal di keluarkan,” katanya.

Menurut Nyoman, tujuan penegakan Undang-Undang ini adalah untuk mencegah kerusakan dan pencemaran lingkungan, sehingga limbah dari kegiatan usaha masyarakat dapat berjalan harmonis ditengah kegiatan sosial masyarakat sekitar.

About lpplmataram

Bagi anda yang membutuhkan Konsultan Lingkungan untuk menyusun Dokumen atau pelaporan UKL-UPL khususnya di wilayah NTB, kamilah solusinya. Hubungi: Putra, ST (081 736 7583) Irfan Handi, SE (081 805 768 000) Andi Kusmira, ST (081 917 960 708)

Posted on Maret 28, 2011, in Berita and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s