Dokumen UKL-UPL PLTMH Sesaot Lombok

BAB I

IDENTITAS PEMRAKARSA

  1. Nama Lembaga         : PT. Tirta Daya Rinjani
  2. Status Organisasi      : Perusahaan Terbatas
  3. Jenis Perusahaan     : Penanaman Modal Dalam Negeri
  4. Telepon / Fax           : (0370) 663839
  5. Alamat Perusahaan   : Jln Maninjau I No 9 BTN Pagutan Permai

Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat

  1. Penanggung Jawab   : Hengky Kostanto
  2. Jabatan                     : Direktur Utama 

Pembangunan PLTMH Sesaot merupakan salah satu tindak lanjut dari program promosi pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia dalam rangka menghemat pemakaian sumber energi fosil dan mengurangi dampak terhadap pemanasan global. PLTMH Sesaot dibangun atas inisiatif PT. Tirta Daya Rinjani sebagai investor swasta.

PLTMH Sesaot yang didisain dengan kapasitas terpasang 800 kw direncanakan akan diinterkoneksikan ke jaringan tegangan menengah PLN Wilayah Mataram.

PLTMH Sesaot memanfaatkan aliran sungai Keling  yang terletak di dusun Batuasak Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Peraturan perundang-undangan yang dipakai sebagai dasar hukum dalam penyusunan UKL/UPL adalah sebagai berikut:

  1. Undang-Undang No. 32 Th. 2009 Tentang Pengendalian dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  2. Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 Tentang Analisa Mengenai Dampak Lingkungan.
  3. Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air  Pengendalian Pencemaran Air.
  4. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2010  Tentang UKL – UPL.
  5. Keputusan Menteri Energi  Sumber Daya Mineral No. 1475K/28/MEN/2000 Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Lingkungan di Bidang Pertambangan  Energi.
  6. Keputusan Menteri Energi  Sumber Daya Mineral No. 1122K/30/MEM/2002 Tentang Pedoman Pengusahaan Pembangkit Tenaga Listrik Skala Kecil Tersebar.

BAB II

RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN

1.  Nama rencana usaha dan/atau kegiatan 

Rancangan umum PLTMH Sesaot adalah sebagai berikut:

a)    Daya yang akan dihasilkan    : 800 kw

b)   Pola operasi pembangkit          : 24 jam/hari

c)    Jenis bahan baku                    : air sungai Keling

d)   Sistem pemanfaatan air           : run off river

e)    Debit air yang digunakan         : 5 m3/s

f)     Tinggi bersih                            : 25 meter

g)    Rata-rata produksi listrik         : 6,336,000 kwh/tahun

h)   Panjang konstruksi sipil          : 1200 meter (dari intake – tailrace)

i)     Lama operasi                           : 20 tahun

2.  Lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan 

Lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan ini berlokasi di dusun Batuasak Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Pembangunan PLTMH Sesaot merupakan salah satu tindak lanjut dari program promosi pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia dalam rangka menghemat pemakaian sumber energi fosil dan mengurangi dampak terhadap pemanasan global. PLTMH Sesaot dibangun atas inisiatif PT. Tirta Daya Rinjani sebagai investor swasta.

PLTMH Sesaot yang didisain dengan kapasitas terpasang 800 kw direncanakan akan diinterkoneksikan ke jaringan tegangan menengah PLN Wilayah Mataram.

PLTMH Sesaot terletak di aliran sungai Keling termasuk dalam wilayah dusun Sesaot kecamatan Narmada dan dapat ditempuh dengan kenderaan roda empat dengan waktu tempuh +/- 30 menit dari pusat kota Mataram. Lokasi PLTMH sangat mudah diakses karena terletak di dekat pinggir jalan utama kota kecamatan Narmada menuju kawasan hutan lindung Sesaot. Secara geografis terletak di 80 32’ 48,7” LS – 1160 13’ 31.9” BT pada ketinggian 201 m dari permukaan air laut. Secara administratif lokasi PLTMH Sesaot terletak di dusun Batuasak desa Sesaot, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat.

3. Skala usaha dan/atau Kegiatan

 PLTMH Sesaot dirancang untuk memanfaatkan aliran sungai Keling. Jalur konstruksi air yang dibangun dirancang untuk mengikuti sejajar aliran sungai tersebut. Panjang konstruksi sipil PLTMH dari titik intake sampai ke tailrace sepanjang 1200 m.

PLTMH Sesaot merupakan minihidro dengan konsep run off river. Dengan konsep ini maka penggunaan air untuk keperluan pembangkit tidak menggangu aliran maupun fungsi sungai. Aliran air sekedar disadap untuk menggerakkan turbin dan dikembalikan lagi ke aliran sungai Keling. Bendung dan intake berfungsi untuk mengarahkan aliran air ke bak penenang (forebay), bukan untuk menampung air.

Material penstock adalah spiral welded pipe dengan panjang segmen disesuaikan dengan ketersedian di pasaran. Air dari penstock langsung terhubung dengan rumah pembangkit (power house) dan luas power house 100 m2. Dari power house air disalurkan ke tailrace atau saluran buangan dan disini air dikembalikan lagi ke aliran sungai.

4. Garis Besar Komponen Rencana Usaha dan/atau Kegiatan

a) Tahap Prakonstruksi

Tahap prakonstruksi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Mini Hidro Sesaot (PLTMH Sesaot) merupakan pekerjaan persiapan pembangunan PLTMH. Tahap ini merupakan tahap lanjut dari suatu hasil studi mengenai kelayakan dari pembangunan PLTMH Sesaot. Dalam studi kelayakan PLTMH yang akan dibangun sudah terdapat perhitungan yang matang dan detail terhadap ukuran, dimensi dan jarak bangunan fisik, komponen elektro-mekanikal dan jaringan listrik. Dalam tahap prakonstruksi merupakan tindak lanjut dari hasil pengukuran dan perhitungan yang telah dilakukan dalam studi kelayakan. Tahap prakonstruksi meliputi kegiatan pembebasan lahan yang diperkirakan seluas 200 m2, pematokan jalur fisik, pemasangan plang penentu titik jalur pembangunan, dan mobilisasi peralatan pekerjaan sipil.

(1)  Pematokan jalur pembangunan PLTMH Sesaot memiliki disain fisik yang meliputi pembangunan intake yang terdiri dari bendungan yang mempunyai pintu air sebagai pengatur besarnya volume air, bak pengendap yang berfungsi untuk mengendapkan material seperti lumpur, pasir, batu atau sampah lainnya yang terbawa bersama aliran air, spillway atau bak pengalih aliran air dari intake, saluran pipa pesat atau penstock, bangunan rumah pembangkit atau powerhouse, tailrace atau saluran pembuangan air utuk dikembalikan ke aliran irigasi semula. Pematokan jalur pembangunan merupakan prosedur yang biasa dilakukan dalam suatu tahap pembangunan, dan ditahapan ini dilakukan pengukuran ulang secara lebih mendetail bagian-bagia fisik PLTMH. Hal ini untuk mempermudah dalam tahap pembangunan yang terbagi-bagi dalam bagian fisik PLTMH yang telah disebutkan diatas.

(2)  Pemasangan plang titik jalur pembangunan. Pemasangan plang dilakukan setelah pengukuran jalur PLTMH beserta titik bagiannya telah dilakukan. Tahapan ini dimaksudkan sebagai penanda terhadap ukuran yang telah diukur agar tidak terjadi salah ukuran atau dimensi dan jarak bagian fisik bangunan PLTM sesuai dengan gambar disain yang telah ditentukan.

(3)  Mobilisasi peralatan pekerjaan sipil. Dalam memobilisasi peralatan pekerjaan fisik PLTMH Sesaot tidak menggunakan peralatan berat seperti pada pembangunan bangunan fisik skala besar. Adapun peralatan yang digunakan adalah peralatan standar pekerja buruh dan tukang. Sementara peralatan besar hanya sebatas alat mixer untuk mencampur semen dengan pasir, drill untuk memecah batu, peralatan crane untuk memindahkan dan menempatkan pipa pesat, pompa air untuk menguras air, peralatan untuk mengelas, dan selebihnya dipakai tenaga manusia untuk melaksanakan pekerjaan fisik.

Informasi lebih lanjut, Untuk pengurusan dan pembuatan Dokumen UKL-UPL, Hubungi >>>
LEMBAGA PENYEHATAN DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN MATARAM
Contact Person :

Putra : 0817367583

Irfan Handi: 081805768000

email : lpplmataram@yahoo.com

About lpplmataram

Bagi anda yang membutuhkan Konsultan Lingkungan untuk menyusun Dokumen atau pelaporan UKL-UPL khususnya di wilayah NTB, kamilah solusinya. Hubungi: Putra, ST (081 736 7583) Irfan Handi, SE (081 805 768 000) Andi Kusmira, ST (081 917 960 708)

Posted on Juli 18, 2012, in Dokumen Lingkungan, UKL-UPL and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s