Dokumen Ukl Upl Hotel “The Gili Lodge” Gili Tangkong

I. IDENTITAS PEMRAKARSA
1. Nama Perusahaan : PT. Giri Tirta Kauhan
2. Nama Pemrakarsa : Ratu Agung Bagus Gandhi(Direktur Operasi)
3. Alamat Kantor, Nomor Telepon/fax : Jl. Bintaro Melati III BB/19 A, Pesanggrahan, Jakarta Selatan
E-mail : 021-7370205 / – / rab.gandhi@gmail.com
II. RENCANA USAHA DAN/ATAU KEGIATAN
  1. Nama rencana usaha dan/atau kegiatan
Pembangunan Hotel “The Gili Lodge” dan Fasilitas penunjangnya
  2. Lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan
Hotel di Gili “The Gili Lodge” dibangun di Dusun Batukijuk Desa, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (Gambar 1 dan 2).Secara adminstrasi wilayah tersebut berada di :
Dusun : Batu Kijuk
Desa : Sekotong Barat
Kecamatan : Sekotong
Kabupaten : Lombok Barat
Provinsi : Nusa Tenggara Barat
  3. Skala usaha dan/atau Kegiatan
Rencana usaha dan atau Kegiatan Pembangunan Hotel “The Gili Lodge” dan Faislitas Penunjang di Gili Tangkong menempati areal ±  64.782 M2. Sertifikat yang dimiliki merupakan sertifikat milik I.G.B. Bagus Oka sebagai pemilik saham PT. Giri Tirta Kauhan terdiri dari dua sertifikat dengan luasan masing-masing seluas 44.734 M2 di sebelah Timur dan 20.048 M2 di sebelah Barat dengan total luasan ±  64.782 M2, dengan memperhatikan luas Ruang Terbuka Hijau minimal 30% dari luas lahan. (Lampiran 1 dan 2)
  4. Garis Besar Komponen Rencana Usaha dan/atau Kegiatan
Rencana usaha dan/atau kegiatan pembanguanan hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong, Dusun Batukijuk, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat Lombok, dengan jumlah fasilitas :
    1. Jumlah Kamar
Jumlah kamar yang direncanakan adalah : TAHAP I terdiri dari 14 kamar, Villa 2 Bedroom : 2, Standard & Superior Room : 10,SELURUH TAHAP direncanakan 95 kamar, Villa 2 Bedroom 2, Villa 1 Bedroom (with swimming pool) : 37, Villa 2 Bedroom (with swimming pool) : 14, Villa 3 Bedroom (with swimming pool) : 3, Standard & Superior Room : 20,
    2. Fasilitas Pendukung
Fasilitas pendukung terdiri dari TAHAP I terdiri dari; Lobby : 1, Restaurant & Bar : 1, Public Swimming Pool : 2, Watersport Centre : 1, Asrama Karyawan : 1, Ruang Genset : 1, Gudang : 1, Fasilitas Pengolahan Air Kotor : 1, Pos Jaga : 1, Menara Air : 1, dan untuk SELURUH TAHAP, direncanakan terdiri dari Lobby : 1, Restaurant & Bar : 3, Public Swimming Pool : 3, Watersport Centre : 1, Spa : 1, Yoga & Meditation Spot : 1, Sport & Fitness Centre : 1, Wedding/Function Hall : 1, Jetty / Dermaga : 2, Kantor : 1, Asrama Karyawan : 1, Ruang Genset : 4, Gudang : 4Fasilitas Produksi Air Bersih : 1, Fasilitas Pengolahan Air Kotor : 2, Pos Jaga : 3, Menara Air : 3
Pembangunan dan pengembangan hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong meliputi empat tahap, yaitu : Tahap Prakontruksi, Tahap Kontruksi, Tahap Operasi, dan Pasca Operasi. Masing – masing tahap tersebut diprediksikan akan memberikan dampak terhadap perubahan lingkungan hidup.
Tahap Prakonstruksi
    a. Perizinan
Perijinan peruntukan penggunaan lahan untuk pembangunan hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong di antaranya, (a) Ijin Prinsip Pembangunan dari Bupati Lombok Barat Nomor: 503/052/BPMP2T-LB/2012, tanggal 22 Mei 2012; (b) Ijin Peruntukan Pengguanaan Lahan dari Bupati Lombok Barat Nomor: 503.A1/360/BPMP2&-LB/VI/2012 Tanggal 4 Juni 2012 (Lampiran 3).
    b. Sosialisasi Recana Usaha/Kegiatan
Sosialisasi rencana usaha/kegiatan dimaksudkan untuk menjelaskan kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan hotel hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong dan pentingnya keberadaan usaha tersebut bagi perekonomian masyarakat daerah, serta dampak-dampak yang ditimbulkannya, baik dari segi positif maupun negatif. (Lampiran 4)
Tahap Konstruksi
Kegiatan proyek terkait dengan tahap konstruksi yang berdampak pada lingkungan perlu untuk diantisipasi dan dijaga serta diminimlisir dalam pelaksanaannya, adapun kegiatan tersebut antara lain;
    a. Penerimaan Tenaga Kerja
Rekruitmen tenaga kerja guna menunjang pembangunan sarana dan prasarana dengan prakiraan kebutuhan tenaga kerja sebanyak  150 orang.Tenaga kerja yang direkrut secara umum terdiri atas tenaga kerja yang memiliki keterampilan khusus (Skill) dan tenaga kerja yang tidak memiliki keterampilan khusus (Non Skill). Tenaga kerja tersebut di utamakan berasal dri tenaga kerja lokal (sekitar proyek) sesuai dengan ketersediaan, keahlian dan keterampilan mereka. Adapun tenaga kerja yang diperlukan pada tahap konstruksi dan spesifikasinya disajikan pada tabel 1 berikut.

Tabel 1.  Jumlah dan Spesifikasi Tenaga Kerja pada Tahap Konstruksi  yang Dibutuhkan Dalam Pembangunan Hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong,

No.

Kualifikasi Pekerjaan

Kebutuhan Puncak (orang)

TAHAP I.

32

1

Kepala Proyek

1

2

Mandor

4

3

Tukang

8

4

Buruh

10

5

Pekerja lainnya

4

6

Petugas Pengamanan

3

7

Administrasi

2

SELURUH TAHAP

150

1

Kepala Proyek

1

2

Mandor

15

3

Tukang

40

4

Buruh

60

5

Pekerja lainnya

20

6

Petugas Pengamanan

8

7

Administrasi

6


    b. Mobilisasi Peralatan dan Material
Kegiatan mobilisasi peralatan dan material meliputi pengangkutan peralatan dan material yang akan digunakan dalam rencana kegiatan pembangunan Hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong yang umumnya berasal dari tempat yang relatif jauh dari lokasi proyek. Karena keberadaan Hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong terletak di salah satu gili, maka pengangkutan dilakukan dengan menggunakan perahu sewa milik masyarakat sekitar Dusun Tawun maupun milik sendri.Kegiatan pengangkutan peralatan dan material pada pembangunan Hotel tersebut memungkinkan berpotensi menimbulkan dampak adanya persepsi negatif dari masyarakat.

Sementara itu jenis bahan yang dibutuhkan pada kegiatan pembangunan Hotel  “The Gili Lodge” di Gili Tangkong di sajikan pada tabel 2 berikut.

Tabel 2 Jenis bahan yang dibutuhkan pada pembangunan Hotel  “The Gili Lodge” di Gili Tangkong.

No

Jenis Bahan

Sumber

1. Semen Sekotong , Lombok Barat dan Kota Mataram
2. Pasir Daerah Sekitarnya
3. Kayu Berbagai Ukuran, Tipleks, dan Bahan Sejenis Jawa, Kota Mataram, Sekotong, dan Lombok Barat
4. Berbagai Jenis Ukuran Besi Kota Mataram, Sekotong, dan Lombok Barat
5. Atap Jawa, Kota Mataram, Lombok Barat, Sekotong
6. Keramik Kota Mataram & Sekotong
7. Batu Bata, Paving Block Daerah Sekitarnya, dan Lombok Barat
8. Bahan lainnya Jawa, Kota Mataram, Lombok Barat , Sekotong

 

    c. Pembangunan dan Pengoperasian Base Camp
Untuk menunjang kegiatan konstruksi, maka sebelumnya harus disiapkan sarana penunjang. Pembuatan sarana penunjang berupa base camp, direncanakan untuk penampungan/tempat tinggal sementara bagi para pekerja. Bangunan base camp direncanakan berukuran 9 x 11 m. Bangunan ini akan diletakan di sisi timur dari rencana lokasi pembangunan hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong .Base camp akan dilengkapi dengan pembangunan bengkel dan perawatan peralatan, gudang untuk penyimpanan bahan dan material yang didatangkan, terutama bahan bangunan yang mudah rusak karena pengaruh iklim (hujan dan panas). Selain itu di sekitar Base Camp juga disiapkan lokasi untuk penempatan semua peralatan dan bahan material yang didatangkan untuk pelaksanaan pembangunan.
    d. Pembersihan Lahan
      Pembersihan lahan untuk kagiatan pembangunan Hotel  “The Gili Lodge” di Gili Tangkong merupakan kegiatan pemberihan lokasi dari tumbuhan semak dan kayu-kayuan yang ada, kegiatan ini juga dilakukan pemaprasan bukit, sehingga menimbulkan peningkatan kadar debu di wilayah studi, sehingga akan mengakibatkan penurunan kualitas udara akibat peningkatan kadar debu. Kondisi penurunan kualitas udara tersebut memunculkan dampak peningkatan angka kesakitan pekerja. Selain itu aktivitas sebelum dilakukan pengurugan akan dilakukan pembersihan lahan dari tanaman–tanaman yang ada. Hal ini menyebabkan penurunan keanekaragaman flora dan fauna yang berada di lokasi tersebut. 
    e. Pembuatan Jetty/Dermaga
Pembangunan pelabuhan Jety yang akan dibangun sebagai sarana untuk datangnya tamu-tamu dari senggigi maupun dari pulau Bali. Pembangunan dermaga dilakukan di sebelah Barat dilengkapi dengan tempat bersandarnya kapal.
    f. Pembuatan Drainase
      Saluran drainase dibangun berfungsi sebagai pengendali air yang berasal dari air hujan dan air buangan. Saluran drainase  dibangun dalam dua jenis, yaitu saluran tertutup dan saluran terbuka dengan ukuran masing-masing lebar 40 cm dan kedalaman 50 cm untuk saluran antar blok dalam satu blok, dan ukuran lebar 40 cm dan tinggi 70 cm saluran per sektor.
     
    g. Pembangunan Fasilitas Utama dan Penunjang
Pembangunan fasilitas utama meliputi : bangunan kamar hotel, Villa, Swimming Pool, Lobby, Restaurant & Bar, Public Swimming Pool, Watersport Centre, Asrama Karyawan, Ruang Genset, Gudang, Fasilitas Pengolahan Air Kotor, Pos Jaga, Menara Air, Spa, Yoga & Meditation Spot, Sport & Fitness Centre, Wedding/Function Hall, Jetty / Dermaga, Kantor, Fasilitas Produksi Air Bersih.Kegiatan – kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan dampak berupa penurunan kualitas udara, peningkatan kebisingan, peningkatan saluran aliran air permukaan ( run-off), penurunan sanitasi lingkungan karena sampah dan limbah pekerja, sehingga dikhawatirkan akan dapat berpengaruh terhadap tingkat kesehatan pekerja. Semua hal tersebut pada akhirnya akan memunculkan sikap dan persepsi negatif masyarakat. Selain itu itu juga muncul adanya dampak positif seperti peningkatan pendapatan masyarakat dan persepsi positif masyarakat.

Sementara itu sumber energi untuk operasional hotel “The Gili Lodge” di Gili Tangkong  bersumber dari generator/genset milik perusahaan sirencanakan sebanyak 2-3 buah untuk tahap awal dengan kapasitas 60 – 80 KVA, dan untuk seluruh tahap direncanakan 8-10 unit genset dengan kapasitas 600-750 KVA

Penggunaan air bersih untuk kebutuhan operasional hotel dan fasilitas penunjang seperti kolam renang, penyiraman taman, dan kebutuhan lainnya bersumber dari produksi air bersih dengan system Reverse Osmosis. Kapasitas pengguanaan air per hari diprediksi sebanyak 500 m3/hari. Proses reverse osmosis pada prinsipnya adalah kebalikan proses osmosis. Dengan memberikan tekanan larutan dengan kadar garam tinggi (concentrated solution) supaya terjadi aliran molekul air yang menuju larutan dengan kadar garam rendah (dilute solution). Pada proses ini molekul garam tidak dapat menembus membrane semipermeable, sehingga yang terjadi hanyalah aliran molekul air saja. Melalui proses ini, kita akan mendapatkan air murni yang dihasilkan dari larutan berkadar garam tinggi. Inilah prinsip dasar reverse osmosis.

Kapasitas produksi Sea Water Reverse Osmosis 5.000 – 7000 l/jam, dengan waktu operasional 12 s/d 18 jam dalam satu haari.

    h. Landscaping dan Penghijauan
Landscaping dan penghijauan dimaksudkan sebagai kegiatan penataan kawasan untuk meningkatkan kenyamanan dan keindahan. Beberapa kagiatan yang dilakukan seperti : penanaman gubalan rumput, tanaman hias, dan tanaman pelindung/peneduh. Kegiatan penghijauan pada areal hotel direncanakan akan dilakukan terhadap upaya memelihara kualitas udara. Disamping upaya untuk membentuk etika lingkungan. Adanya penghijauan areal dapat berfungsi sebagai buffer zone (penyangga) atau barrier untuk penyerapan gas-gas CO, penyerap debu, peredam kebisingan, dan mencegah bau yang mungkin terjadi dilingkungan hotel. Kondisi demikian akan berdampak positif pada kesehatan lingkungan.
    i. Demobilisasi Peralatan
Kegiatan ini merupakan proses pembersihan dari peralatan dan sisa-sisa bangunan di sekitar areal proyek yang kemudian diikuti dengan pemutusan hubungan kerja bagi para pekerja konstruksi.Pembersihan peralatan kerja dan sisa-sisa bangunan dapat menimbulkan keadaan yang bersih, rapi dan akan mengakibatkan kenyamanan, serta akan berdampak pada kesehatan lingkungan.
    j. Demobilisasi Tenaga Kerja/Pemutusan Hubungan Kerja
Pemutusan hubungan kerja akan dilakukan secara berangsur-angsur sesuai dengan tahap pekerjaan. Pemutusan hubungan kerja akan dilakukan sesuai kesepakatan dan peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat atau gejolak masyarakat disekitar lokasi pembangunan hotel.

About lpplmataram

Bagi anda yang membutuhkan Konsultan Lingkungan untuk menyusun Dokumen atau pelaporan UKL-UPL khususnya di wilayah NTB, kamilah solusinya. Hubungi: Putra, ST (081 736 7583) Irfan Handi, SE (081 805 768 000) Andi Kusmira, ST (081 917 960 708)

Posted on April 28, 2013, in Dokumen Lingkungan, UKL-UPL and tagged , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. dokumennya ga ada yang bisa di download ya?

  2. kalau mau lihat lampirannya boleh atau tidak?

  3. bolehlah ditampilkan pula tahap operasi utk htl …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s