Dokumen Ukl Upl PLTMH Lembah Sempage

l.  Identitas Pemrakarsa

  1. Nama Lembaga                :  PT. Sumber Daya Investasi
  2. Status Organisasi             :  Peseroan Terbatas
  3. Telepon / Fax                  :  (0361) 285823
    1. Alamat Perusahaan         :  Jl. Betngandang II no.21 Bypass Ngurah Rai, Sanur, Bali.
  4. Penanggung Jawab          :  M.A. Manoppo
  5. Jabatan                              :  Presiden Direktur

2. Rencana Usaha dan / atau kegiatan

II.1. Nama Rencana Usaha dan/atau Kegiatan

Pembangunan PLTMH Lembah Sempage merupakan salah satu tindak lanjut dari program promosi pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia dalam rangka menghemat pemakaian sumber energi fosil dan mengurangi dampak terhadap pemanasan global. PLTMH Lembah Sempage dibangun atas inisiatif  PT. Sumber Daya Investasi sebagai investor swasta.

PLTMH Lembah Sempage yang didisain dengan kapasitas terpasang 750 KW direncanakan akan diinterkoneksikan ke jaringan tegangan menengah PLN Wilayah Mataram.

PLTMH Lembah Sempage memanfaatkan aliran dua sungai yaitu sungai Eat Palang dan sungai Kumbi yang terletak di Dusun Lembah Sempage Desa Lembah Sempage Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

II.2. Lokasi  Rencana Usaha dan/atau Kegiatan

2.1Lokasi Kegiatan

PLTMH Lembah Sempage terletak di aliran sungai Kumbi termasuk dalam wilayah Dusun Lembah Sempage, Desa Lembah Sempage, Kecamatan Narmada dan dapat ditempuh dengan kenderaan roda empat dengan waktu tempuh +/- 30 menit dari pusat kota Mataram. Lokasi PLTMH sangat mudah diakses karena terletak di dekat pinggir jalan utama kota kecamatan Narmada menuju kawasan hutan lindung Lembah Sempage. Secara geografis terletak di 80 32’ 10,38” LS – 1160 13’ 51.12” BT pada ketinggian 201 m dari permukaan air laut. Secara administratif lokasi PLTMH Lembah Sempage terletak di Dusun Lembah Sempage desa Lembah Sempage, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat.

II.3.   Skala Usaha dan / atau Kegiatan

PLTMH Lembah Sempage dirancang untuk memanfaatkan aliran dua sungai yaitu sungai Kumbi dan sungai Eat Palang Jalur konstruksi air yang dibangun dirancang untuk mengikuti sejajar aliran sungai tersebut, dengan rencana pembangunan bendungan setinggi 8 m Panjang konstruksi sipil PLTMH dari titik intake sampai ke tailrace sepanjang 1200 m.

PLTMH Lembah Sempage merupakan minihidro dengan konsep run off river. Dengan konsep ini maka penggunaan air untuk keperluan pembangkit tidak menggangu aliran maupun fungsi sungai. Aliran air sekedar disadap untuk menggerakkan turbin dan dikembalikan lagi ke aliran sungai Kumbi. Dari Bendung disalurkan sepanjang kurang lebih 1200 m berfungsi untuk mengarahkan aliran air ke bak penenang (forebay),  Pembangunan saluran air dengan menggunakan saluran terbuka dengan lebar 2 m dan tinggi 2 m (tinggi air: 1,5 m), disepanjang lereng tebing, untuk mencegah longsor dibangun talud sepanjang saluran dengan ketinggian talud 1,5 m

Material penstock adalah spiral welded pipe dengan panjang segmen kurang lebih 50 m dan dengan kemirimgan kurang lebih 60 derajat.   Air dari penstock langsung terhubung dengan rumah pembangkit (power house) dan luas power house kurang lebih 100 m2. Dari power house air disalurkan ke tailrace atau saluran buangan dan disini air dikembalikan lagi ke aliran sungai.

Rancangan Umum Kegiatan

Rancangan umum PLTMH Lembah Sempage adalah sebagai berikut:

Daya yang akan dihasilkan             : 750 kw

Pola operasi pembangkit                : 24 jam/hari

Jenis bahan baku                              : Air Sungai Kumbi

Sistem pemanfaatan air                   : run off river

Debit air yang digunakan                : 3 m3/s

Tinggi bersih air                               : 1,5 meter

Rata-rata produksi listrik                : 6,336,000 kwh/tahun

Panjang konstruksi sipil                  : 1200 meter (dari intake – Forbay)

Lama operasi                                    : 25 tahun

II.4. Garis Besar Komponen Usaha dan /atau kegiatan

II.4.1 Tahap Prakonstruksi

II.4.1.1. Pengurusan izin.

Pengurusah izin dalam hal ini izin prinsip yang dikeluarkan oleh Dinas Pertambangan dan Energi dengan No………, izin dari Pengairan yang dikeluarkan oleh BWS dan Sosialisasi pada masyarakat tentang rencana pembangunan proyek PLTMH.

II.4.1.2.Pembebasan Lahan.

Tahap prakonstruksi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Mini Hidro Lembah Sempage (PLTMH Lembah Sempage) merupakan pekerjaan persiapan pembangunan PLTMH. Tahap ini merupakan tahap lanjut dari suatu hasil studi mengenai kelayakan dari pembangunan PLTMH Lembah Sempage. Dalam studi kelayakan PLTMH yang akan dibangun sudah terdapat perhitungan yang matang dan detail terhadap ukuran, dimensi dan jarak bangunan fisik, komponen elektro-mekanikal dan jaringan listrik. Dalam tahap prakonstruksi merupakan tindak lanjut dari hasil pengukuran dan perhitungan yang telah dilakukan dalam studi kelayakan. Tahap prakonstruksi meliputi kegiatan pembebasan lahan yang diperkirakan seluas 3 Ha. Pemilikan lahan atas tanah dalam bentuk lahan pribadi, dengan cara pembelian lahan yang digunakan untuk pembangunan Bendungan, saluran dari bendungan menuju bak penenang, bak penenang dan bangunan power house.

II.4.2. Tahap Konstruksi

Dalam tahap konstruksi secara garis besar dikelompokkan dalam tiga golongan pekerjaan yaitu pekerjaan sipil, pekerjaan elektro-mekanikal dan pekerjaan jaringan. Secara detail pekerjaan tersebut akan dijelaskan secara berurutan dalam tahap konstruksi sebagai berikut:

II.4.2.1. Penerimaan tenaga kerja

            Kegiatan ini merupakan rekrutmen tenaga kerja dalam rangka pelaksanaan pembangunan proyek PLTMH ini. Tenaga kerja yang direkrut berasal dari masyarakat sekitar proyek dan dari pekerja local/daerah lain, yang secara umum mempunyai ketrampilan dan ketrampilan khusus (skill khusus). Adapun tenaga kerja yang diperlukan pada tahap konstruksi al:

Tabel 1. Jumlah dan Spesifikasi Tenaga kerja pada pembangunan PLTMH

No.

Kualifikasi Perkerja

Jumlah

1. Kepala Proyek

1

2. Mandor

1

3. Tukang kayu

5

4. Tukang Batu

6

5. Peladen

3

6. Tukang Las

3

7. Satuan Pengaman

2

8. Tenaga Listrk

2

9. Pekerja lain

2

10. Tenaga administrasi

2

 

J U M L A H

27

II.4.2.1. Mobilisasi Peralatan dan Material Bangunan

Kegiatan ini meliputi pengangkutan peralatan dan material yang akan digunakan dalam rencana pembangunan PLTMH yang antara lain; Pembangunan fisik bendungan, saluran penghubung menuju bak penenang, Penstok, Power House dan saluran pembuang.

Kegiatan pengangkuatan bahan bangunan ini menimbulkan dampak adanya persepsi masyarakat yang negatip.

II.4.2.2. Pembangunan Base Camp

Dalam kegiatan ini pembangunan Base Camp sangat dibutuhkan untuk menyimpan material bangunan yang diperlukan dalam pembangunan maupun sebagai tempat tinggal pekerja. Sehingga dampak yang ditimbulkan berupa penurunan kualias udara berupa terjadinya kebisingan dan debu yang meningkat, sehingga dapat memunculkan persepsi negatip masyarakat sekitar.

II.4.2.3. Pembangunan Fasilitas utama

  1. Pematokan jalur dan Pemasangan plang pada pembangunan PLTMH Lembah Sempage memiliki disain fisik yang meliputi pembangunan intake yang terdiri dari bendungan yang mempunyai pintu air sebagai pengatur besarnya volume air, bak pengendap yang berfungsi untuk mengendapkan material seperti lumpur, pasir, batu atau sampah lainnya yang terbawa bersama aliran air, spillway atau bak pengalih aliran air dari intake, saluran pipa pesat atau penstock, bangunan rumah pembangkit atau powerhouse, tailrace atau saluran pembuangan air utuk dikembalikan ke aliran irigasi semula. Pematokan jalur pembangunan merupakan prosedur yang biasa dilakukan dalam suatu tahap pembangunan, dan ditahapan ini dilakukan pengukuran ulang secara lebih mendetail bagian-bagia fisik PLTMH. Hal ini untuk mempermudah dalam tahap pembangunan yang terbagi-bagi dalam bagian fisik PLTMH yang telah disebutkan diatas Pemasangan plang titik jalur pembangunan. Pemasangan plang dilakukan setelah pengukuran jalur PLTMH beserta titik bagiannya telah dilakukan. Tahapan ini dimaksudkan sebagai penanda terhadap ukuran yang telah diukur agar tidak terjadi salah ukuran atau dimensi dan jarak bagian fisik bangunan PLTM sesuai dengan gambar disain yang telah ditentukan.
  2. Pembangunan struktur sipil bendung dan intake. Disain bendungan memakai pintu air yang dapat dipakai untuk mengatur jumlah debit air sungai ke saluran pembawa sesuai dengan debit desain yang dibutuhkan. Bendung dilengkapi dengan pintu penguras untuk membuang sedimen yang terkumpul sekaligus sebagai pengendali dan untuk membatasi jumlah aliran air yang masuk kearah intake, khususnya pada kondisi banjir. Pada intake dipasang saringan kasar untuk mencegah sampah-sampah besar dan kayu ke dalam saluran pembawa. Dalam tahap ini dilakukan aktivitas pengangkutan bahan-bahan bangunan, mobilisasi pekerja, serta pengerjaan bangunan fisik bendungan dan intake. Dalam pekerjaan struktur ini dipekerjakan setidaknya 10 tenaga pekerja bangunan.Dengan dampak yang ditimbulkan berupa : Kebisingan, Debu.
  3. Bak Penenang ( Forebay ) Bak penenang dimaksudkan untuk mengurangi kecepatan aliran air dari saluran pembawa, sebelum aliran air masuk ke penstock. Bak penenang dilengkapi trash rack untuk menghalangi benda-benda keras masuk ke dalam turbin, penguras yang dilengkapi dengan gate valve untuk membuang sedimen yang terkumpul. Bak penenang dilengkapi juga dengan pelimpah untuk membuang air ke arah sungai pada saat terjadi kelebihan air yang masuk kedalam bak penenang atau pada saat turbin ditutup. Dalam pekerjaan struktur ini dipekerjakan setidaknya 7 tenaga pekerja.
  4. Pembangunan struktur sipil rumah pembangkit atau power house. Lokasi power house PLTMH Lembah Sempage yang dibangun terletak setelah ujung dari penstock. Pada rumah pembangkit terdapat pondasi turbin generator dan tempat panel kontrol Pembangunan rumah pembangkit PLTMH Lembah Sempage akan mencakup kegiatan ekskavasi tanah, pengangkutan bahan-bahan bangunan, mobilisasi pekerja. Dalam pekerjaan ini setidaknya akan dipekerjakan 10 tenaga yang terdiri dari pekerja bangunan.
  5. Pembangunan sipil tailrace. Pembangunan tailrace digunakan sebagai saluran buangan air yang akan dikembalikan lagi ke saluran utama yaitu Sungai Kumbi. Pekerjaan tailrace mencakup kegiatan ekskavasi tanah, pengangkutan bahan-bahan bangunan, dan mobilisasi pekerja. Dalam pekerjaan ini setidaknya akan dipekerjakan 5 pekerja bangunan.
  6. Pembangunan dan pemasangan pipa pesat atau penstock. Pembangunan penstok digunakan sebagai saluran penghubung air yang akan dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin di power house. Konstruksi penstock PLTMH Lembah Sempage. Pekerjaan penstok mencakup kegiatan ekskavasi tanah, pengangkutan bahan-bahan bangunan dan pipa penstok, dan mobilisasi pekerja. Dalam pekerjaan ini setidaknya akan dipekerjakan 10 pekerja yang terdiri dari pekerja bangunan dan tukang las.
  7. Pemasangan turbin generator dan controller. Dalam kegiatan ini akan dilakukan pengangkutan dan pemasangan turbin, generator dan kontroller ke lokasi power house. Turbin yang digunakan sejumlah 2 turbin. Seluruh komponen turbin, generator dan kontroler akan berada di dalam power house. Dalam pengangkutan dan pemasangan turbin digunakan alat crane yang akan dipasang di dalam power house. Pekerjaan ini mencakup kegiatan pengangkutan komponen turbin, generator dan kontroler, pengangkutan bahan-bahan bangunan untuk mngecor pondasi turbin dan generator dan mobilisasi pekerja. Dalam pekerjaan ini setidaknya akan dipekerjakan 10 pekerja yang terdiri dari teknisi instalasi turbin, generator dan kontroler pekerja bangunan dan tukang las.
  8. Pemasangan jaringan listrik. Dalam kegiatan ini listrik dari PLTMH Lembah Sempage direncanakan akan diinterkoneksikan ke grid jaringan PLN Wilayah Mataram. Jarak jaringan listrik sejauh 100 meter. Pekerjaan ini mencakup kegiatan pengangkutan dan pemasangan komponen jaringan (tiang listrik, trafo dan kabel). Dalam pekerjaan ini setidaknya akan dipekerjakan 5 pekerja yang terdiri dari teknisi instalasi jaringan dan pekerja bangunan.
  9. Pembangunan Saluran (Water Way) Pembangunan saluran air dari bendungan ke penstock dan rumah turbin melewati jalur lereng, dibawahnya terdapat intake air PDAM milik PDAM Giri Menang.

About lpplmataram

Bagi anda yang membutuhkan Konsultan Lingkungan untuk menyusun Dokumen atau pelaporan UKL-UPL khususnya di wilayah NTB, kamilah solusinya. Hubungi: Putra, ST (081 736 7583) Irfan Handi, SE (081 805 768 000) Andi Kusmira, ST (081 917 960 708)

Posted on April 28, 2013, in Dokumen Lingkungan, UKL-UPL and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s