Arsip Blog

DPLH RUMAH MAKAN TALIWANG “KEBON RADJA” Lobar

1.    Penanggung Jawab Kegiatan

Nama Perusahaan      :    RUMAH MAKAN TALIWANG “KEBON RADJA”

Alamat Perusahaan    :    Ireng Lauk, Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat Propinsi Nusa Tenggara Barat

No. Tlpn / HP                :    0818364715

  Read the rest of this entry

Iklan

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek fisikkimia, ekologi, sosialekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat. Dasar hukum AMDAL adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup”.

Dokumen AMDAL terdiri dari :

  • Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
  • Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
  • Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
  • Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)

AMDAL digunakan untuk:

  • Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
  • Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
  • Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
  • Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses AMDAL adalah:

  • Komisi Penilai AMDAL, komisi yang bertugas menilai dokumen AMDAL
  • Pemrakarsa, orang atau badan hukum yang bertanggungjawab atas suatu rencana usaha dan/atau kegiatan yang akan dilaksanakan, dan
  • masyarakat yang berkepentingan, masyarakat yang terpengaruh atas segala bentuk keputusan dalam proses AMDAL.

Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Penentuan kriteria wajib AMDAL, saat ini, Indonesia menggunakan/menerapkan penapisan 1 langkah dengan menggunakan daftar kegiatan wajib AMDAL (one step scoping by pre request list). Daftar kegiatan wajib AMDAL dapat dilihat di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2006
  2. Apabila kegiatan tidak tercantum dalam peraturan tersebut, maka wajib menyusun UKL-UPL, sesuai dengan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 86 Tahun 2002
  3. Penyusunan AMDAL menggunakan Pedoman Penyusunan AMDAL sesuai dengan Permen LH NO. 08/2006
  4. Kewenangan Penilaian didasarkan oleh Permen LH no. 05/2008



BLH Lobar Imbau Pengusaha Lengkapi DELH dan DPLH

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH), saat ini tengah melakukn imbuan serius kepada pengusaha di wilayah ini. Imbauan tersebut berupa kelengkapan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELP) dan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DELP). Imbauan ini sesuai surat Kemen LH No.B-718/Dep.I/LH/01/2011 tentang batas waktu penetapan dan pengesahan DELH/DPLH.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, ada lima poin penting yang harus ditaati sebagai imbauan. Imbauan ini ditujukan kepada semua pengusaha yang telah memiliki ijin usaha, namun ternyata belum memiliki DELH/DPLH. Imbauan tersebut antara lain;

Read the rest of this entry